Info Sekolah
Selasa, 26 Okt 2021
  • Wajib melaksanakan 5 (lima) M : 1. Memakai Masker; 2. Menjaga Jarak; 3. Mencuci Tangan; 4. Menjauhi Kerumunan; 5. Membatasi mobilitas.

Etika Mengirim Pesan WhatsApp kepada Ibu dan Bapak Guru

Pelaksanaan BDR selama masa pandemi Covid-19 memberikan berbagai dampak, baik positif maupun negatif. Selain penyampaian materi pembelajaran yang tidak bisa dilakukan secara tatap muka antara peserta didik dan guru, kegiatan komunikasi pun menjadi lebih sering dilakukan melalui HP/Smartphone. Begitu juga dengan komunikasi antara peserta didik kepada guru, misalnya ketika menanyakan materi yang belum dipahami atau tugas-tugas yang akan dikerjakan. Di zaman modern seperti saat ini, komunikasi tidak lagi dilakukan dalam bentuk SMS, tetapi lebih sering dilakukan melalui media sosial seperti Whatsapp.

Meskipun komunikasi melalui media sosial atau aplikasi pesan sudah menjadi hal yang biasa, tetapi tetap ada etika-etika yang harus diperhatikan oleh peserta didik ketika akan mengirim pesan kepada Bapak/Ibu guru. Etika-etika tersebut antara lain:

1. Pilih Waktu yang Tepat

Meskipun mengirim pesan dapat dilakukan kapan pun, tetapi kamu tidak boleh melakukan hal itu kepada Bapak/Ibu guru. Kamu harus memperhatikan waktu yang tepat untuk mengirim pesan, yaitu pada saat jam kerja atau selama jadwal Bapak/Ibu guru mengajar. Seandainya kita ingin mengirim pesan di luar jam kerja, pastikan tidak di waktu orang beristirahat dan beribadah, serta hindari mengirim pesan pada malam hari setelah lewat pukul 20.00 karena akan mengganggu waktu istirahat Bapak/Ibu guru.

2. Gunakan Bahasa Formal

Bapak/Ibu guru bukanlah teman sebaya kamu, jadi gunakan bahasa Indonesia yang baik dan benar. Meskipun Bapak/Ibu guru menggunakan bahasa yang santai, kamu tetap wajib menggunakan bahasa yang formal/resmi untuk menjada etika. Hindari juga penggunaan bahasa alay dan singkatan-singkatan dalam mengirim pesan, seperti sy, dmn, kpn.

3. Ucapkan Salam

Salam merupakan hal yang wajib dilakukan untuk memulai percakapan, baik dalam komunikasi secara online maupun langsung. Contoh salam yang bisa digunakan, antara lain “Assalamualaikum”, Selamat Pagi/Siang/Sore”.

4. Gunakan Kata ‘Maaf’

Kata “maaf” digunakan untuk menunjukkan sopan santun dan kerendahan hati. Contohnya, “Mohon maaf mengganggu waktu Bapak/Ibu”.

5. Perkenalkan Diri

Perlu diketahui bahwa tidak semua Bapak/Ibu guru menyimpan kontak semua peserta didiknya. Oleh karena itu, selalu perkenalkan diri terlebih dahulu ketika menghubungi Bapak/Ibu guru. Sebutkan nama dan kelas sehingga Bapak/Ibu guru mengenalimu. Contohnya, “Perkenalkan, Pak, nama saya Budi dari Kelas XI TBSM 2”.

6. Jelaskan Tujuan

Setelah memperkenalkan diri, kemudian jelaskan tujuanmu menghubungi Bapak/Ibu guru menggunakan tulisan yang singkat, padat, dan jelas. Contohnya, “Saya ingin bertanya tentang tugas yang Bapak berikan hari ini, dalam tugas tersebut kita harus membuat kalimat atau cukup menuliskan contoh katanya saja pak?”

7. Ucapkan Terima Kasih

Setelah semuanya tersampaikan, jangan lupa ucapkan terima kasih.

Dari semua etika di atas, berikut contoh pesan yang baik untuk dikirim kepada Bapak/Ibu guru.

Selamat pagi, Pak

Maaf mengganggu waktunya.

Perkenalkan, nama saya Budi dari Kelas XI TBSM 2

Saya ingin bertanya tentang tugas yang Bapak berikan hari ini, dalam tugas tersebut kita harus membuat kalimat atau cukup menuliskan contoh katanya saja pak?

Terima kasih.

(Telah dilihat: 5 kali)

Agenda

31
Des 2021
30
Sep 2021
waktu : 07:00

Maps Sekolah

Pengumuman

Diterbitkan :
KUESIONER TRACER STUDY BAGI STAKEHOLDERS
(Koresponden adalah pihak yang berkepentingan/menggunakan jasa Alumni SMK Negeri 1 Gunung Jati) Yang terhormat user/pengguna..
Diterbitkan :
Hasil Seleksi PPDB 2021 Tahap II
(Telah dilihat: 138 kali)
Diterbitkan :
RAPOR 10 TBSM 1 Semester Genap
(Telah dilihat: 297 kali)